Mahasiswa IAIN Metro Raih Juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah Al-Quran Tingkat Nasional

Metro Lampung—Tim Mahasiswa IAIN Metro meraih juara 1 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah al-Quran (LKTIQ) Tingkat Nasional yang digelar oleh UKM Pengembangan Tahfidzul Quran UIN Sunan Ampel Surabaya pada 19-20 Juni 2021.

Tim lomba terdiri dari 3 mahasiswa atas nama Ibnu Akbar Maliki, Digdo Aji Mukti, dan Robiansyah, berhasil membawa nama baik IAIN Metro setelah bersaing ketat dengan Tim STAI Sunan Pandanaran Jogjakarta sebagai Juara 2 dan UIN Sunan Gunung Djati, Bandung sebagai Juara 3.

Event LKTIQ yang merupakan bagian dari Festival Qur’ani 2021 ini diikuti oleh 45 tim dari berbagai kampus PTKIN, PTKIS dan PTU se-Indonesia.

LKTIQ 2021 ini mengangkat tema Relevansi Al-Quran dalam Merespons Problematika Kebangsaan di Era Pandemi. Ibnu dkk menulis karya ilmiah berjudul “Rekonstruksi Ayat-Ayat Berpotensi Tatharruf dalam Perspektif Islam Wasthiyah di Era Pandemi.”

Ibnu menerangkan karya ilmiah ini mengidentifikasi tiga wujud problem tatharruf atau ghuluw (berlebih-lebihan atau ekstrem) dalam beragama di era pandemi, yakni: munculnya wacana tanding dasar negara, tindakan intoleransi terhadap kaum minoritas, dan tafsir keagamaan sempit.

Untuk mengatasi tatharruf, kata Digdo kami menginventarisir ayat-ayat yang dipahami secara salah sehingga seolah-olah mendukung tatharruf dalam tiga wujud tersebut, kemudian merekonstruksi penafsiran ayat-ayat itu.
“Kami menawarkan pendekatan Islam wasathiyah dengan pendekatan kontekstual yang berorientasi kepada maslahat untuk merekonstruksi tafsir ayat-ayat thatorruf.”, ujar Robiansyah.

Robi menambahkan rekonstruksi dilakukan dengan berpijak kepada prinsip i’tidal, tawazun, tawasuth, dan tasamuh. “Dengan adanya konstruk baru atas tafsir ayat-ayat tersebut, maka makin banyak wacana tanding terhadap radikalisme dan ekstremisme”, tambah Robi.

Rektor IAIN Metro Dr. Siti Nurjanah, M.Ag, PIA mengatakan atas nama pimpinan IAIN kami berterimakasih kepada para mahasiswa yang telah menorehkan prestasi membanggakan. “Terus berkarya untuk kemaslahatan lembaga dan ummat”.

Atas prestasi yang gemilang ini, Dosen pembimbing LKTIQ Muhamad Nasrudin, mengatakan kami bersyukur anak didik kami bisa tampil luar biasa, bisa bersaing dengan PT di level nasional. “Awalnya kami tidak yakin, karena lawannya ada puluhan dari kampus-kampus hebat”, kata Nasrudin.

Dekan Fakultas Syariah Husnul Fatarib menyampaikan selamat kepada tim dan pembimbing. “Tahniah. Selamat dan sukses semoga bisa menginspirasi mahasiswa yang lain”.[Humas/RB]